Gaji BA dan PMO Belum Dicairkan, Ini Penjelasan dari Perwakilan di Aceh Tengah

Aceh — Keterlambatan pencairan gaji bagi Business Assistant (BA) dan Project Management Officer (PMO) di sejumlah wilayah di Provinsi Aceh masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan. Para tenaga pendamping tersebut hingga kini belum menerima hak mereka, meskipun telah menjalankan tugas di lapangan.

Raden, selaku BA KDMP Aceh Tengah, mengungkapkan bahwa kondisi ini telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir tanpa adanya kepastian terkait waktu pencairan.

“Kami sudah bekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab di lapangan, namun sampai sekarang gaji belum juga dicairkan. Ini tentu sangat berdampak bagi kami,” ujar Raden saat dimintai keterangan.

Menurutnya, keterlambatan ini diduga berkaitan dengan pergantian Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Aceh yang menyebabkan terhambatnya proses administrasi. Selain itu, adanya proses verifikasi dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga disebut menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi lambatnya pencairan anggaran.

Sejumlah pihak berharap pemerintah daerah segera memberikan kejelasan serta mengambil langkah konkret agar hak-hak BA dan PMO dapat segera dipenuhi. Peran mereka dinilai penting dalam mendukung program pemberdayaan koperasi dan UMKM di daerah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Aceh terkait penyebab pasti dan solusi atas keterlambatan tersebut.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan